> TEKNIK PERANCANGAN BASIS DATA ~ Pemimpi Ilmu

TEKNIK PERANCANGAN BASIS DATA

Diposting dalam SBD--smt4
BAB 2

A. Pendahuluan
Perancangan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam pembuatan basis data. Permasalahan yang dihadapi pada waktu perancangan yaitu bagaimana basis data yang akan dibangun ini dapat memenuhi kebutuhan saat ini dan masa yang akan dating. Untuk itu dibutuhkan perancangan basis data baik secara fisik maupun secara konseptualnya. Perancangan konseptual akan menunjukan entity dan relasinya berdasarkan proses yang diinginkan oleh organisasinya. Untuk menentukan entity dan relasinya perlu dilakukan analisis data tentang informasi yang ada dalam spesifikasi di masa yang akan dating.

Model Konseptual basis data
Perancangan model konseptual basis data dalam sebuah organisasi menjadi tugas dari Administrator basis data. Model konseptual merupakan kombinasi beberapa cara untuk memperoses data untuk beberapa aplikasi. Model konseptual tidak tergantung pada aplikasi individual. DBMS digunakan, Hardware computer dan model fisiknya.
Pada perancangan model konseptual basis data ini penekanan dilakukan pada struktur data dan relasi antara file. Pada perancangan model konseptual ini dapat dilakukan dengan menggunaka model data relasional.
Teknik Model Data Relasional ada 2 yaitu :
• Teknik Normalisasi
• Teknik Entity Relationship

Teknik Normalisasi
Proses normalisasi adalah proses pengelompokan data elemen menjadi table-tabel yang menunjukan entity dan relasinya. Pada proses normalisasi dilakukan pengujian pada beberapa kondisi apakah ada kesulitan pada saat menambah atau menyisipkan, menghapus, mengubah dan mengakses pada suatu basis data. Bila terjadi kesulitan pada pengujian tersebut maka perlu dipecahkan relasi pada beberapa table lagi atau dengan kata lain perancangan basis data belum optimal.

Field(Atribut)Kunci
Setiap file selalu terdapat kunci dari file berupa filed atau satu set filed yang dapat mewakili record. Misalnya Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) merupakan kunci dari table mahasiswa dari Perguruan Tinggi, setiap pencarian cukup dengan menyebut nomor mahasiswa tersebut maka dapat diketahui identitas mahasiswa lainnya seperti nama, alamat dan atribut lainnya.
Nomor Pegawai (NIP) bagi data dosen, NIK untuk data karyawan, Kode_Kuliah untuk data Mata kuliah, dan lain sebagainya.

Jenis Atribut Pada Entitas
Atribut yang melekat pada suatu entitas ada bermacam tipe seperti yang akan dijelaskan sebagai berikut :

Atribut Sederhana : atribut sederhana merupakan atribut atomic yang tidak dapat lagi dipecah menjadi atribut lain. Contoh
Entitas mahasiswa mempunyai atribut sederhana berupa NIM, Nama Mahasiswa.

Atribut Komposit : atribut komposit merupakan atribut yang masih dapat dipecah menjadi sub-sub atribut yang masing-masing memiliki arti sendiri.
Contoh : entitas mahasiswa mempunyai atribut alamat. Alamat disini dapat dipecah menjadi sub atribut seperti nama_kota, kode_pos.

Atribut Bernilai Tunggal : yaitu atribut yang hanya memiliki satu nilai untuk setiap barisnya.
Contoh : entitas mahasiswa mempunyai atribut NPM, Nama, Alamat isi data dari atribut ini hanya boleh diisi dengan 1 data. Setiap mahasiswa hanya memiliki 1 NPM, 1 Nama, 1 Alamat.

Atribut Bernilai Jamak : yaitu atribut yang boleh memiliki lebih dari satu nilai untuk setiap barisnya.
Contoh : entitas mahasiswa mempunyai atribut Hobby isi data dari atribut ini boleh lebih dari 1 data. Mahasiswa Doni Nuryadi memiliki NPM 08429022 beralamat di jalan Terusan Cabangbungin Bekasi memiliki Hobby (Olah Raga, Renang dan Nonton TV).

Atribut Harus Bernilai : yaitu atribut yang harus memiliki nilai data untuk setiap barisnya. Biasanya atribut ini sudah ditetapkan dalam perancangan tabelnya sehingga jika dalam pengisian dikosongi akan terjadi kesalahan.
Contoh : entitas mahasiswa memiliki atribut NPM, Nama_Mahasiswa yang harus diisi datanya, sebab jika tidak diisi akan terjadi kekacauan dalam basis data.

Atribut Bernilai Null : yaitu atribut yang boleh tidak memiliki nilai data setiab barisnya.
Contoh : entitas mahasiswa mempunyai atribut Almat, Hobby, Nama_Pacar yang boleh untuk tidak diisi tetapi kalau diisi akan lebih baik.

Atribut Turunan : yaitu atribut yang nilai-nilainya diperoleh dari pengolahan atau dapat diturunkan dari atribut lain yang berkaitan.
Contoh : entitas mahasiswa mempunyai atribut IPK yang diperoleh dari pengolahan atribut Nilai pada table (entitas nilai) dengan kode NIM mahasiswa yang sama dan diproses sehingga menghasilkan IPK untuk mahasiswa yang bersangkutan.

Kunci Kandidat (Candidate Key)
Kunci kandidat adalah satu atribut atau satu set atribut yang mengedintifikasikan secara unik suatu kejadian sepesifik dari entity. Satu set atribut menyatakan secara tidak langsung dimana anda tidak dapat membuang beberapa atribut dalam set tanpa merusak kepemilikan yang unik. Juka kunci kandidat berisi lebih dari satu atribut, maka biasanya disebut sebagai composite key (kunci campuran atau gabungan).



Contoh :
File mahasiswa berisi :
• Nomor Pegawai
• No KTP
• Nama Pegawai
• Tempat Lahir
• Tanggal Lahir
• Alamat Kota

Kunci kandidat dalam file mahasiswa di atas dapat dipilih sbb :
• Nomor Pegawai
• No KTP
• Nama (tidak dapat dipakai karena sering seseorang punya nama yang sama dengan seseorang)
• Nama + Tanggal Lahir (mungkin bias dipakai sebagai kunci kerena kemungkinan orang dengan nama yang sama dan tanggal lahir yang sama cukup kecil)
• Nama + Tempat Lahir + Tanggal Lahir (dapat dipakai sebagai kunci)
• Alamat dan Kota (bukan kunci)

Kunci Primer (Primery Key)
Primery key adalah satu atribut atau satu set minimal atribut yang ridak hanya mengedintifikasi secara unik suatu kejadian spesipik, tetapi juga dapat mewakili setiap kejadian dari tiap entity.
Setiap kunci kandidat dapat menjadi kunci primer tetapi sebaliknya sebaiknya dipilih satu saja yang dapat secara menyeluruh terhadap entity yang ada.
Contoh :
• Nomor Pegawai (karena sepatnya yang unik maka tidak mungkin pegawai mempunyai Nomor Pegawai yang sama)
• No KTP (bias dipakai misalnya untuk pegawai maka bias digunakan nomor KTP untuk sementara untuk primery key)
• Kode_Kuliah (bisa dipakai untuk data kuliah karena kode matakuliah bersipat unik untuk tiap mata kuliah)

Kunci Alternatif (Alternate Key)
Kunci alternatif adalah kunci kadidat yang tidak dipakai sebagai kunci primer. Kunci alternatif ini sering digunakan untuk kunci pengurutan misalnya dalam laporan.

Kunci Tamu (Foreign Key)
Kunci tami adalah satu atribut atau satu set minimal atribut yang melengkapi satu hubungan yang menunjukan ke induknya. Kunci tamu ditempatkan pada entity anak dan sama dengan kunci primer induk yang direlasikan. Hubungan antara entity induk dengan anak adalah hubungan satu lawan banyak (one to many relationship)
Contoh :
• Nomor Pegawai
• No Bukti
• Tanggal
• Jumlah Gaji Kotor
• Jumlah Potongan
• Jumlah Gaji Bersih
• Jumlah Pajak

Kunci Tamu
• No Pegawai (karena gaji berhubungan dengan pegawai)

Kunci Primer
• No Bukti (karena unik dan mewakili entity)

Kunci Kandidat
• No Pegawai + No Bukti (unik dan menunjukan hubungan dengan file pegawai)

Dalam hubungan dua buah file yang punya relationship banyak lawan banyak maka terdapat 2 kunci tamu pada file konektornya.
Contoh :
File Proyek berisi atribut
• No Proyek
• Tgl Mulai
• Tgl Selesai
• Anggaran

File Pegawai berisi atribut
• No Pegawai
• Nama

Hubungan antara file tersebut adalah banyak lawan banyak yaitu satu pegawai mengerjakan lebih satu proyek dan satu proyek dikerjakan oleh beberapa pegawai maka untuk menunjukan hubungan tersebut di pakai file konektor yang berisi kunci tamu dari kedua file.

File Proyek Pegawai berisi atribut :
• No Proyek
• No Pegawai
• Jam Kerja
Maka pada file proyek pegawai terdapat kunci tamu yaitu nomor proyek dan no pegawai. Kedua atribut tersebut juga merupakan kunci primer.

Kebergantungan Fungsi
Kebergantungan fungsi di definisikan sebagai
Diberikan sebuah relasi R, atribut Y dan R adalah begantung fungsi pada atribut X dari R jika dan hanya, jika setiap nilai X dalam R punya hubungan dengan tepat satu nilai Y dalam R (dalam setiap satu waktu).

File Relasi Pegawai atribut berisi :
• No Pegawai
• No KTP
• Nama
• Tempat Lahir
• Tgl Lahir
• Alamat
• Kota
Isi dari atribut nama tergantung pada No Pegawai. Jadi dapat dikatakan bahwa atribut nama bergantung secara fungsi nama. Jika anda mengetahui no pegawai maka anda dapat menentukan nama pegawai tersebut. Notasi untuk kebergantungan fungsi ini adalah
No Pegawai  Nama atau
Nama = f (No Pegawai)

Bentuk-Bentuk Normalisasi
Bentuk ini kumpulan data yang akan direkam, tidak ada keharusan mengikuti format tertentu, dapat saja data tidak lengkap atau teduplikasi. Data dikumpulkan apa adanya sesuai dengan kedatangannya.

Bentuk Normal Kesatu (1 NF / First Normal Form)
Bentuk-bentuk normal kesatu mempunyia ciri setiap data dibentuk dalam file flat, data di bentuk dalam satu record demi satu record dan nilai dari filed brupa “atomic value”. Tidak ada set atribut yang berulang-ulang atau bernilai ganda (multi value). Tiap field hanya satu pengertian, bukan merupakan kumpulan data yang mempunyai arti kedua. Hanya satu arti saja dan bikanlah pecahan kata-kata sehingga artinya lain.
Atom adalah zat terkecil yang masih memiliki sifat induknya, bila dipecah lagi maka ia tidak memiliki sifat induknya.
Contoh :
Kelas (Kode Kelas, Nama Kelas, Pengajar)
Ini merupakan bentuk 1 NF karena tidak ada yang berganda dan tiap atribut satu pengertian yang tunggal
Silahk ini di NIKMATI

0 Response to "TEKNIK PERANCANGAN BASIS DATA"

SILAHKHAN KOMEN DISINI

Berikan Partisifasimu